Berpikir Seperti Seorang Sutradara

Kursi SutradaraBerpikir Seperti Seorang Sutradara – Pekerjaan seorang sutradara adalah mengkomunikasikan film yang mereka buat kepada penonton.

Hal tersebut meliputi bagaimana cara penonton melihat film dan apakah itu akan membuatnya menjadi pengalaman yang baik bagi penonton atau tidak.

Menghibur atau tidak sama sekali

Apakah ada diantara anda yang mau menghabiskan waktu untuk menyaksikan film yang membosankan dan tanpa pesan?

Pengalaman anda sama dengan pengalaman orang lain, menyaksikan film atau pun video itu adalah sebuah pengalaman transaksional yang mana jika film yang anda saksikan tersebut tidak seperti harapan, maka anda akan seperti dikhianati.

Secara tidak langsung, penonton membuat sebuah pernyataan transaksi yang berbunyi:

Saya sebagai penonton akan meluangkan waktu untuk menyaksikan tayangan (film, video, pertunjukan, dll) yang akan memberikan pengalaman baru atau menyenangkan dan saya akan mebayar untuk hal itu. Tetapi jika tayangan tersebut membosankan, maka saya akan pergi. [^1]

Read more

Klasifikasi Genre Dalam Film

Klasifikasi Genre Dalam FilmKlasifikasi Genre Dalam Film – Secara umum kita dapan mengklasifikasikan film menjadi tiga yaitu film dokumenter, fiksi dan eksperimental. Namun selain klasifikasi diatas itu kita juga dapat membaginya menjadi film dokumenter dan non dokumenter, film fiksi dan non fiksi, film hitam putih dan berwarna, film bisu dan bersuara serta film animasi dan non animasi.

Kita juga bisa membaginya berdasarkan studio produksinya. Bisa juga berdasarkan aktor, sutradara, bahkan sasaran penonton dari film tersebut. Anda juga yang mengklasifikasikannya berdasarkan gerakan sinema seperti ekspresionisme jerman, surealisme, neorealisme italia, new wave prancis, new german cinema, dll. Dimana umumnya masing-masing gerakan film diatas memiliki karakter serta gaya sinematik yang berbeda-beda.

Read more

3 Jenis Film (Dokumenter, Fiksi, Eksperimental)

3 Jenis Film

3 Jenis Film – Secara umum, film dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu: film dokumenter, film fiksi dan film eksperimental.

Pembagian ini didasarkan dari cara bertuturnya, yaitu cara bertutur naratif (cerita) dan cara bertutur non-naratif (non cerita) yang mana film fiksi memiliki struktur naratif yang jelas dari awal hingga akhir film, sedangkan 2 jenis film lainnya (dokumenter dan eksperimental) tidak.

Film – film dokumenter sendiri memiliki konsep realisme (nyata) dan berlawanan dengan film-film eksperimental yang memiliki konsep formalisme (abstrak) atau surealis.

Sedangkan film fiksi sendiri berada tepat di tengah-tengah kedua jenis film diatas.

Read more

2 Unsur Pembentuk Film

Unsur Pembentuk FilmApa yang membuat anda tertarik saat menonton film?

Unsur Pembentuk Film – Apakah itu karena pemainnya, cerita, seting, musik, visual effect, pergerakan kamera atau yang lainnya.

Tanpa kita sadari, saat kita membicarakan sebuah film, kita akan selalu bersinggungan dengan unsur-unsur pembentuk film.

Himawan Pratista dalam bukunya Memahami Film[^1] , membagi unsur-unsur pembentuk film menjadi 2, yaitu unsur naratif dan unsur sinematik yang saling berinteraksi dan berkesinambungan sehingga membentuk sebuah film. Mari kita bahas satu persatu.

Read more

Video Adalah Bahasa Kedua

Bahasa VideoVideo Adalah Bahasa Kedua – Kita menghabiskan waktu bertahun – tahun untuk menonton tayangan televisi, film dan bahkan video dari youtube.

Kita tahu bagaimana seharusnya sudut pengambilan gambar dari beberapa video yang kita lihat, kita juga bahkan bisa menebak bagaimana alur cerita video tersebut. Dari awal kita juga tahu jika pemeran utama dalam film ini akan bahagia saat ending.

Apa arti semua ini? Orang-orang jaman sekarang memahami sebuah video atau film lebih baik dari pada orang – orang jaman dulu. Namun, sebagian besar dari kita tidak bisa mengutarakan ide kita menjadi sebuah video dengan baik.

Video adalah sebuah bahasa baru, dan sebagian besar dari kita belum memahami bahasa baru tersebut.[^1]

Read more

error: Content is protected !!